Wabup Muchlis Sambut Kedatangan Mahasiswa Korban Gempa Palu

TOBELO,HR——Wakil Bupati Halmahera Utara, Muchlis Tapi Tapi, menyambut 12 orang mahasiswa dan pelajar asal Kabupaten Halmahera Utara, yang mengalami korban gempa bumi dan tsunami di Palu Sulawesi Tengah, Kamis (11/10/2018).

Ke 12 mahasiswa  yang dipulangkan pada tahap dua ini dipimpin oleh sekretaris Daerah Halut Fredy Tjandua, melalui penerbangan dari Palu pada, Rabu (10/10/2018) via bandara Samratulangi Manado Sulawesi Utara, kemudian melanjutkan ke Bandara Kuabang Kao.

Wakil bupati Halut, Muchlis Tapi Tapi menyapaikan rasa syukur atas kedatangan para mahasiswa korban gempa dan tsunami Palu dalam keadaan selamat

“Pemda Halut merasa prihatin dengan kejadian yang terjadi bagi saudara-saudara kita di Palu, dan kami bersyukur karena adik-adik pelajar dan mahasiswa tidak ada yang korban,” kata Wabup Muchlis Tapi Tapi, saat menerima 12 mahasiswa, di kantor bupati, Kamis (11/10/2018).

Wabup berpesan kepada para pelajar dan mahasiswa korban gempa dan tsunami Palu, agar menenangkan hati dan pikiran dengan musibah yang dialami.

“Sekarang sudah berkumpul dengan keluarga, jadi tenangkan pikiran sehingga kedepan semuanya baik-baik saja,”harapnya.

Sementara itu, Asisten 1 Bupati, Erasmus J. Papilaya mengatakan Tim satu yang di pimpin wakil bupati, sebelumnya telah melakukan penjemputan kepada 45 orang pelajar dan mahasiswa di Makassar, sementara tim dua sendiri melakukan penjemputan sebanyak 12 orang.

“Jadi totalnya 57 orang yang sudah dijemput Pemkab Halut,” jelasnya.

Mantan Sekwan Halut ini menjelaskan dari 45 orang yang dijemput tim Pemkab, sudah termasuk dari Morotai sebanyak 6 orang, Halteng sebanyak 1 orang, Halsel sebanyak 2 orang, dan Ternate sebanyak 2 orang kemudian tim dua sebanyak 12 orang didalamnya juga ada dari beberapa dari kabupaten lain diantaranya Halbar sebanyak 1 orang dan Haltim sebanyak 3 orang.

“Jadi ada beberapa daerah di Malut yang ikut dalam rombongan, mereka ini terhimpun dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Malut, kami tidak melihat dari mana tetapi yang terpenting dari Malut,” jelasnya.

Menurutnya, sesuai arahan dari Wabup Halut, bahwa mahasiswa yang sudah dipulangkan, jika ingin melanjutkan kuliah bisa melaksanakan kuliah di kampus-kampus yang ada di Halut maupun di kampus mana saja di Malut.

Sedangkan, Ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Maluku Utara (IPMMU), Risma Laicimi memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemda Halut, yang sudah menberikan bantuan dan memfasilitasi pemulangan para pelajar dan mahasiswa Maluku Utara, ke daerah masing-masing.

“Sebagai ketua IPMMU mengucapkan terima kasih ke Pemkab Halut, yang telah memulangkan kami ke daerah,” katanya.

Menurutnya, pasca gempa dan tsunami, dan berada di pengungsian pihaknya belum menerima batuan dari pemerintah provinsi Maluku Utara

“Saat kami berada di Manado, mendapat informasi gubernur akan menemui kami, kemudian kami tunggu ternyata tidak datang,” ungkapnya.

Ia berharap jika situasi di kota Palu sudah kondusif kemudian ada pelajar dan mahasiswa asal Halut yang ingin kembali melanjutkan studi dapat difasilitasi kembali oleh Pemda

“Khusus bapak Bupati Frans Manery dan Wakil Bupati Muchlis Tapi Tapi, jika situasi dan kondisi kota Palu sudah pulih dan membaik, bisa memfasilitasi kami untuk kembali melanjutkan studi,”tandasnya (mn)

Komentar Facebook
Baca Juga  Jelang Ramadhan 1436 H, Tempat Hiburan Malam di Halut Ditutup

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.