Dana Tahap Tiga Tak Cair, Proyek MCK dan IPAL Terancam Gagal

JAILOLO,HR—- –Program MCK dan IPAL di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), dengan senilai Rp 28 miliar tahun 2018 terancam gagal. Pasalnya, proses penyerapan anggaran untuk tahap ketiga dengan angka 30 persen sampai sekarang belum bisa dicairkan.

Kabid Cipta Karya Dinas PU-PR Halbar, Robert Sapasua
Kabid Cipta Karya Dinas PU-PR Halbar, Robert Sapasua

“Kalau pinalti itu disampai penyerapan nol, atau baru 5 persen, dan itu akan mengganggu pengusulan Cipaganti Karya tahun 2019. Makanya pak Fais, di Keuangan selalu hubungi saya mempercepat laporan foto fisik pekerjaan dari tiga demensi dan titik koordinat,”kata Kabid Cipta Karya Dinas PU-PR Halbar, Robert Sapasua Kamis (11/10/2018).

Menurut Robert, menyangkut dengan adanya keluhan atas kesengajaan menahan SPM para pelaksana, itu karena waktunya belum dan harusnya pada pekan depan, sesuai tahapan pengusulan proses pencarian untuk sisa anggaran 30 persen.

“Tahap dua berakhir di 15 Oktober, jadi setelah itu baru tahap ke tiga bisa digulir, jadi kalau ada sebut menahan surat SPM, saya rasa di saya punya ruangan ini tidak pernah kalau di ruangan lain coba nanti di korscek ruang lain,”aku Robert.

Lanjutnya untuk realisasi pekerjaan dan penyerapan anggaran dengan sampai saat ini, dirinya hanya membuat laporan dengan cara pemberitahuan sudah cair dalam bentuk world namun rata-rata realisasi proyek tersebut sudah mencapai 60-70 persen. Hal ini menjadi ketakutan karena  tahapan lewat, makanya Cipta Karya membantu para KSM buat laporan khususnya direalisasi dibawa 60 dan 65 persen.

“Jadi untuk penyerapan anggaran sampai sekarang sudah berkisar 40 sampai 50 pesenlah. Loloda, itu ambil bahan di pak Niko, jadi itu mungkin kendalanya karena harus menunggu kapal,”tandasnya.(SV)

Komentar Facebook
Baca Juga  Pemda Halbar dan BeKraf Tandatangan MoU Pengembamgan Ekonomi Kreatif

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.