Kejari Morotai Seriusi Dugaan Kasus Pungli Dana BOK dan BPJS

MOROTAI,HR—–Proses pengungkapan kasus pungutan liar (pungli) dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan BPJS diseriusi Kejaksaan Negeri (Kejari) Pulau Morotai. Buktinya, setelah sejumlah saksi dipanggil beberapa pekan kemarin mantan Kepala Puskesmas (Kapus) Kecamatan Morotai Selatan (Morsel) Dr. Diana dan kedua stafnya kembali dimintai keterangan.

“Kami sudah mintai keterangan sejumlah saksi termasuk Kapus Morsel bersama stafnya dan selanjutnya kami menunggu laporan dari tim kami yang menyelidiki masalah itu, jika hasil penyelidikan dan keterangnya sudah cukup bukti kita ekspos dan akan laporkan ke Kejati Malut,”ungkap Kajari Pulau Morotai, Supardi SH, kepada media ini, Selasa (9/10/2018).

Menurutnya, tim yang ditugaskannya itu akan menyampaikan laporan itu padanya, dan bakal dikaji kembali oleh Kejari Morotai, jika sudah cukup bukti maka dugaan kasus yang melibatkan Mantan Kapus Dr. Diana itu, akan dilaporkan kembali ke Kejati Ternate oleh Kejari Morotai.

Disentil berapa jumlah saksi yang sudah dimintai keterangan, Ia lantas dengan sontak menjawab bahwa, saat ini sudah kurang lebih 30 orang yang sudah dimintai keterangan.”Jadi Ibu Diana dan Kedua Stafnya itu sudah termasuk dalam jumlah kurang lebih 30 orang yang dimintai Keterangan,”ujarnya.

Dia menambahkan, terkait dengan kerugian negara dalam dugaan kasus tersebut untuk BOK diperkirakan berkisar Rp.86 juta. “Untuk BPJS sampai saat ini belum di ketahui karena masienunggu laporan dari tim,”tuntasnya. (lud) 

Komentar Facebook
Baca Juga  Kuota TKD, Sekda dan Kaban BKD Morotai Beda Pendapat

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.