Dua Nelayan Morotai Hilang Ditemukan di Filipina

MOROTAI,HR——-Dua nelayan asal Desa Gorua kecamatan Morotai Utara (Morut), yakni Rustam Tatapa dan Makmur Ngendre yang dikabarkan hilang ditemukan di Filipina. Dua nelayan tersebut dipastikan akan pulang ke kampung halamannya, Senin (01/10/2018). Pasalnya, kedua nelayan asal Gorua Kabupaten Pulau Morotai itu saat ini sudah berada di Kota Manado Sulawesi Utara dikawal oleh sejumlah staf dari Kementerian Luar Negeri.

“Dua nelayan tersebut sementara didampingi oleh dua orang staf Kemenlu, di hotel Bollyvard (Manado) besok senin jam 11 siang lanjut ke bumi Moro melalui Ternate bersama dengan dua pendamping staf Kemenlu RI,”kata Kepala Desa (Kades) Gorua Rimba Alfikar dalam rilisnya, Minggu (30/09/2018).

Ia juga menceritakan bahwa, kedua orang warganya itu berangkat dari hari Sabtu dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Filipina langsung menuju Indonesia melalui Jakarta, setelah dari Jakarta, kedua orang itu lalu diterbangkan kembali melalui bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado.

“Pada hari sabtu take off dari KBRI Philipina pada pkl : 14 WIB, .tibanya di Jakarta jam 12 malam kemudian transit Manado, lanjut ke Ternate jam 02 sore,”katanya.

Selain itu, lanjut dia, kedua orang staf Perwakilan Kemenlu juga bakal ke Morotai dalam rangka penyerahan dua orang warga yang hilang sejak tanggal 16 Agustus lalu.

“Setelah acara penjemputan dan penyerahan, langsung lanjut ke utara ke Desa Gorua kecamatan Morut,”jelasnya.

Pihaknya juga mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT, karena kedua orang warga nelayan itu pulang dengan selamat. Tak lupa pula, ucapan terima kasih juga kepada Pemda Morotai, seluruh staf KJRI Davao, kepada Kemenlu, seluruh staf PWNI pusat atas niat dan itikad  baik sehingga kedua warga pulang dengan selamat.

Sekedar diketahui, Keduanya dinyatakan hilang terhitung tanggal 16 Agustus 2018 dan ditemukan kemudian kembali pada Senin (01/10), maka, sudah 45 hari keduanya berada di Filipina, dan hampir seminggu  keduanya mengapung diatas air dan terdampar di negara filipina, setelah ditemukan oleh warga Filipina, keduanya langsung dimintai keterangan oleh pemerintah setempat dan diserahkan ke KBRI di Filipina.(lud)

Komentar Facebook
Baca Juga  Kalesang Minta Anggaran Kegiatan WIFT 2017 Diaudit

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.