Maju Caleg DPR RI Nomor Urut 1 PKB, Abdurahman Lahabato Ingin Bawa Malut Juara

JAKARTA,HR—-Pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 lalu, Drs. Abdurahman Lahabato maju sebagai calon dan terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Maluku Utara. Sadar akan terbatasnya fungsi dan wewenang, Pileg kali ini (2019) mantan wartawan RCTI itu membulatkan tekad untuk mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI nomor utut satu dari daerah pemilihan Maluku Utara melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Pengalaman dua periode sebagai anggota DPD RI tidak menghentikan langkah Drs. Abdurahman Lahabato untuk terus mengabdi pada masyarakat Maluku Utara.

Kondisi tersebut disadari dengan keterbatasan kewenangan di DPD RI yang diantaranya hanya mengusulkan Rancangan Undang Undang (RUU) terasa tidak terlalu maksimal untuk mengkongritkan aspirasi masyarakat menjadi kebijakan yang harus diimplementasikan.

Berdasarkan pada pengalaman tersebut, dirinya memutuskan untuk “pindah kamar” agar dapat memaksimalkan perjuangan rakyat. Keputusan bergabung dengan PKB sebagai Caleg DPR RI dapil Maluku Utara adalah sebuah keniscayaan bahwa di partai inilah saya akan berhikmat/berbakti untuk bangsa dan negara.

“Kebangkitan adalah keniscayaan merupakan filosofi yang menjadi dasar saya untuk memastikan posisi politik melalui partai tentunya untuk masyarakat Maluku Utara yang saya cintai,”ujar Lahabato kepada wartawan, Minggu (22/9/2018).

Atas dasar itulah, dia berharap para pendukung setia yang telah memilihnya selama dua periode sebagai anggota DPD RI tentunya harus berbuat lebih, maka jalan inilah yang akan tempuh.

Lahabato mengaku, selama menjadi anggota DPD RI telah banyak memberikan pengalaman berharga, semisal pembahasan undang undang desa yang turut berkontribusi terhadap pembentukan udang-udang tersebut dengan terus menggali aspirasi dari daerah dan Dengan Undang-Undang itu pemerintah Jokowi-JK berkomitmen untuk terus mengimplementasikan dengan baik Dana desa dan Pembangunan di Desa saat ini progresnya sangat baik. Selain itu, juga terus mendorong meningkatnya transfer dana ke daeran termasuk ke Maluku Utara melau Undang-Undang APBN.

Disadari memang saat ini anggota DPR RI Malut bekerja sudah Sesuai dengan mekanisme formal di DPR, tapi bagi saya itu saja tidak cukup, karena Anggota DPR RI dari setiap fraksi pasti mendistribusi anggota di 11 Komisi dari masing-masing daerah pemilihan, sementara Maluku Utara hanya memiliki 3 kursi, sehingga dipastikan devisit 8 komisi.

“Ke depan kita harus menciptakan terobosan jangan hanya berpuas diri dengar mekanisme formal dan tanpa praktek kemudian selalu melihat persoalan masyarakat dari menara gading. Kita butuh kerja kreatif dan hasilnya nyata,”kata Lahabato yang juga mantN wartawan RCTI ini.

Dikatakannya, potensi masyarakat Maluku Utara sejatinya sangat banyak dan strategis, kalau mau jujur dan membuka diri tidak “ego” seolah-olah paling tahu semuanya.

Misalnya sejauh ini dirinya selalu membangun komunikasi dengan tokoh tokoh Malut yang saat ini terdistribusi diberbagai kementerian dan lembaga dengan posisi strategis.

Nantinya dirinya akan berkolaborasi untuk berbagai peran guna memperjuangan kepentingan pembangunan Maluku Utara di kementerian dan lembaga.

 

Baca Juga  Seleksi Panwas Pilgub 2018 Tunggu Arahan Bawaslu RI

“Kami konsepkan Rumah Singgah Pergerakan Maluku Utara dimana akan menjadi ruang transit perencanaan pembangunan Provinsi Maluku Utara, membantu memfasilitasi proses proses teknis relasi daerah dengan pusat,”janjinya.

Selain itu, relasi yang telah dibangun selama menjadi anggota DPD RI akan dimaksimalkan para expert di bidang perencanaan, akademisi, perguruan tinggi dan lembaga lembaga independen lain yang fokus di Maluku Utara.

“Kami akan terus menggali potensi potensi kreatifitas masyarakat Maluku Utara baik di Desa maupun Kota, untuk didorong menjadi kekuatan pemantik kebangkitan ekonomi di Maluku Utara,”ucapnya.

Karena itu, ke depan DPR RI Dapil Malut harus menjadi “jembatan emas” pelaku bisnis kreatif di Maluku Utara untuk berkreasi di tingkat nasional maupun international karena saat ini dunia mengarah pada “digitalisasi” dan berbagai penemuan revolusioner pada industri transportasi dengan memanfaatkan sumber daya alam
dan kita punya potensi itu.
Basisnya jelas, sumber daya manusia kita tingkatkan, asah terus kreatifitas dan olah sumber daya yang dimiliki.

DPR RI Dapil Maluku Utara harus menjadi Garda terdepan untuk memperjuangkan kepentingan Masyarakat Maluku Utara. Buang “ego”, harus mau berbareng bergerak bersama rakyat harus legowo berkolaborasi dengan Guburnur dan Para Bupati/walikota, kadis kadis terkait, aktivis dan tokoh Malut untuk bahu membahu perjuangkan pembangunan Maluku Utara di Pusat

Kendati dengan kesibukan yang luar biasa sebagai anggota DPD RI, tidak serta merta menjadikan saya lupa akar sejarah hidup saya bahwa Abdurahman Lahabato adalah seorang wartawan, dan dengan profesi itu mendapat “tindakan kekerasan” saat melaksanakan tugas jurnalistk sanpai cedera di kaki kanan.

“Sebagai bagian yang sulit terpisahkan dengan kiprah saya, tentu media masa tetap menjadi mitra strategis saya jika diamanahkan pindah kamar dari DPD ke DPR RI dapil Maluku Utara. Saya percaya, dengan kemitraan parlemen dan media, pasti informasi hoax yg kerap dijadikan “pisau” pembunuh karakter sesama, akan tertepis dengan pemberitaan media yang menjunjung etika jurnalistik,”pungkasnya.(asfa)

Komentar Facebook

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.