Pemprov Malut Didesak Bayar Hutang Proyek Triwulan II TA 2018

SOFIFI,HR–Pekerjaan sejumlah proyek infrastruktur di Provinsi Maluku Utara Triwulan II Tahun Anggaran (TA) 2018, belum dibayar kepada pihak ketiga (kontraktor). Padahal, paket pekerjaan yang dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Malut, sudah selesai dikerjakan.

Juru Bicara (Jubir) AKMU Masgul, mengatakan terkait masalah tersebut, pihaknya  meminta kepada Pemprov Malut memberikan kepastian pembayaran hutang kepada pihak ketiga dan waktu yang diberikan selambat-lambatnya bulan Mei 2018.

Selain itu, AKMU juga mememinta Pemprov Malut membuat pernyataan antara Pemprov, DPRD dan AKMU, di atas materai yang menjadi dasar untuk melakukan upaya hukum apabila terjadi ingkar janji sesuai dengan surat kesepakatan tersebut.

Lanjut dia, karena terjadi one prestasi sebagaimana isi kontrak pembayaran tidak dilakukan setelah serah terima barang atau pekerjaan sehingga pihaknya meminta kepada BPKAD untuk membayar hutang kepada pihak ketiga sekaligus dengan bungga bank sebesar 12% petahun dari nilai hutang dan dibayarkan bersama dengan pokok hutang sesuai dengan isi kontrak masing-masing dan kepada Plt Gubernur, Sekda dan sejumlah pimpinan SKPD wajib menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) .

“Jika tuntutan kami tidak ditindaklanjuti kami akan melakukan konsulidasi dengan seluruh kontraktor bersama kuasa hukum untuk melakukan proses hukum dan melaporkan masalah ini kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indinesia di Jakarta,”ancam Juri Bicara AKMU Masgul, dalam release kepada Halmahera Raya.Info, Rabu (09/05/2018).

Dia menambahkan,  terkait dengan paket pekerjaan yang belum terbayar pihaknya meminta kepada Komisi III DPRD Malut, segera memfasilitasi masalah tersebut dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara AKMU dengan Plt. Gubernur Maluku Utara, Sekretaris Daerah, Inspektorat, Kepala BPKAD dan SKPD pemilik hutang dan PPTK guna membicarakan kepastian pembayaran hutang kepada pihak ketiga.

Baca Juga  Polisi Tetapkan KS Tersangka Pembunuhan Olda Gogasa

“Kami merasa dirugikan dan jadi kami minta DPRD Malut dapat memfasilitasi guna mencari solusi terkait masalah yang dihadapai pihak kontraktor,”harapnya.(oba)

 

 

 

Komentar Facebook

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.