Panwaslu Morotai Minta Partisipasi Masyarakat Awasi Pemilu

MOROTAI,HR-Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pulau Morotai, meminta agar warga pro aktif melaporkan ke Panwaslu, KPU, Panwascam dan PPK jika belum terdaftar dalam DPT. 

Ini disampaikan Panwaslu saat rapat koordinasi pengawasan pemilu pertisipasi bersama OKP, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama se kecamatan Morotai Selatan yang dilaksanakan Panwascam Morotai Selatan di gedung pertemuan Kantor Desa Darame tiga hari yang lalu. 

Komisioner Panwaslu, Seni Soamole, menyampaikan, Panwaslu saat ini masih tetap menerima laporan jika ada warga yang belum terdaftar dalam DPT, karena saat Pilgub nanti, warga yang namanya tidak terdaftar bisa datang ke TPS untuk memberikan hak suaranya dengan membawa Surat Keterangan (Suket) dari Dukcapil.

“Tapi untuk Pileg dan Pilpres warga yang mau menyampaikan hak suaranya tidak bisa lagi menggunakan Suket, harus punya e-KTP dan terdaftar dalam DPT,” jelasnya. 

Sementara Ketua PPK, Fahmi Pawane, meminta agar OKP, Tokoh Aga, Tokoh Masyarakat agar mengawasi jalannya Pilgub kali ini, karena pemilu kali ini di Morotai tingkat Partisipasi sudah ada  peningkatan yang signifikan setelah Morotai lepas dari Halut.

“Kedepan kita akan dihadapkan dengan Pileg dan Pilpers, untuk itu harapan kami kepada Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Msyarakat, serta OKP, agar bersama menjaga kedamaian serta hadir untuk mensukseskan hajatan negara, sehingga tercapai sesuai dengan keinginan bersama,” ujarnya. 

Kabid Sospol Kesbangpol Yakmil Abdulkarim juga berharap agar sama-sama memerangi berita Hoax yang marak di Medsos, demi menciptakan suasana yang kondusif. Karena berita seperti itu bisa saja menimbulkan kekacauan di lingkungan masyarakat.

“Dari berita Hoax bisa saja membuat tali silaturahmi antar umat beragama menjadi terpecah belah. Apalagi di saat menjelang Politik seperti saat ini banyak sekali berita hoax yang saling menjatuhkan,” paparnya. (hk) 

MOROTAI,HR-Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pulau Morotai, meminta agar warga pro aktif melaporkan ke Panwaslu, KPU, Panwascam dan PPK jika belum terdaftar dalam DPT. 

Ini disampaikan Panwaslu saat rapat koordinasi pengawasan pemilu pertisipasi bersama OKP, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama se kecamatan Morotai Selatan yang dilaksanakan Panwascam Morotai Selatan di gedung pertemuan Kantor Desa Darame tiga hari yang lalu. 

Komisioner Panwaslu, Seni Soamole, menyampaikan, Panwaslu saat ini masih tetap menerima laporan jika ada warga yang belum terdaftar dalam DPT, karena saat Pilgub nanti, warga yang namanya tidak terdaftar bisa datang ke TPS untuk memberikan hak suaranya dengan membawa Surat Keterangan (Suket) dari Dukcapil.

“Tapi untuk Pileg dan Pilpres warga yang mau menyampaikan hak suaranya tidak bisa lagi menggunakan Suket, harus punya e-KTP dan terdaftar dalam DPT,” jelasnya. 

Sementara Ketua PPK, Fahmi Pawane, meminta agar OKP, Tokoh Aga, Tokoh Masyarakat agar mengawasi jalannya Pilgub kali ini, karena pemilu kali ini di Morotai tingkat Partisipasi sudah ada  peningkatan yang signifikan setelah Morotai lepas dari Halut.

“Kedepan kita akan dihadapkan dengan Pileg dan Pilpers, untuk itu harapan kami kepada Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Msyarakat, serta OKP, agar bersama menjaga kedamaian serta hadir untuk mensukseskan hajatan negara, sehingga tercapai sesuai dengan keinginan bersama,” ujarnya. 

Kabid Sospol Kesbangpol Yakmil Abdulkarim juga berharap agar sama-sama memerangi berita Hoax yang marak di Medsos, demi menciptakan suasana yang kondusif. Karena berita seperti itu bisa saja menimbulkan kekacauan di lingkungan masyarakat.

“Dari berita Hoax bisa saja membuat tali silaturahmi antar umat beragama menjadi terpecah belah. Apalagi di saat menjelang Politik seperti saat ini banyak sekali berita hoax yang saling menjatuhkan,” paparnya. (hk) 

MOROTAI,HR-Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pulau Morotai, meminta agar warga pro aktif melaporkan ke Panwaslu, KPU, Panwascam dan PPK jika belum terdaftar dalam DPT. 

Ini disampaikan Panwaslu saat rapat koordinasi pengawasan pemilu pertisipasi bersama OKP, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama se kecamatan Morotai Selatan yang dilaksanakan Panwascam Morotai Selatan di gedung pertemuan Kantor Desa Darame tiga hari yang lalu. 

Komisioner Panwaslu, Seni Soamole, menyampaikan, Panwaslu saat ini masih tetap menerima laporan jika ada warga yang belum terdaftar dalam DPT, karena saat Pilgub nanti, warga yang namanya tidak terdaftar bisa datang ke TPS untuk memberikan hak suaranya dengan membawa Surat Keterangan (Suket) dari Dukcapil.

“Tapi untuk Pileg dan Pilpres warga yang mau menyampaikan hak suaranya tidak bisa lagi menggunakan Suket, harus punya e-KTP dan terdaftar dalam DPT,” jelasnya. 

Sementara Ketua PPK, Fahmi Pawane, meminta agar OKP, Tokoh Aga, Tokoh Masyarakat agar mengawasi jalannya Pilgub kali ini, karena pemilu kali ini di Morotai tingkat Partisipasi sudah ada  peningkatan yang signifikan setelah Morotai lepas dari Halut.

“Kedepan kita akan dihadapkan dengan Pileg dan Pilpers, untuk itu harapan kami kepada Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Msyarakat, serta OKP, agar bersama menjaga kedamaian serta hadir untuk mensukseskan hajatan negara, sehingga tercapai sesuai dengan keinginan bersama,” ujarnya. 

Kabid Sospol Kesbangpol Yakmil Abdulkarim juga berharap agar sama-sama memerangi berita Hoax yang marak di Medsos, demi menciptakan suasana yang kondusif. Karena berita seperti itu bisa saja menimbulkan kekacauan di lingkungan masyarakat.

“Dari berita Hoax bisa saja membuat tali silaturahmi antar umat beragama menjadi terpecah belah. Apalagi di saat menjelang Politik seperti saat ini banyak sekali berita hoax yang saling menjatuhkan,” paparnya. (hk) 

Komentar Facebook
Baca Juga  Pembangunan di Morotai Harus Untungkan Rakyat

Leave a Comment