Bantu Nelayan di Malut, Induk KUD, Puskud Halmahera Jaya dan Patner (Duce Capital) Jalin Kerjasama

TERNATE,HR—-Dalam rangka pengadaan kapal penangkap ikan dan kapal penampung ikan di Provinsi Maluku Utara, Induk KUD, Puskud Halmahera Jaya dan  Patner (Duce Capital) menjalin kerjasama. Penandatangan kerjasama dihadiri Plt Gubernur Malut Natsir Thaib, Ketua Umum Induk KUD Herman Yosef Loli Wutun dengan CEO Duke Agribusiness Fund, Mr Ah Seng Beh dilakukan di Lantai IV Hotel Grand Dafam Bella Ternate, Kamis (12/4/2018).

Kerjasama ini nantinya akan difokuskan pada pembuatan kapal tangkap ikan kapasitasnya 3 GT  dilengkapi alat penangkap ikan dan kapal penampung ikan kapasitas 5 GT.

Plt. Gubernur Maluku M. Natsir Thaib, yang hadir dalam acara penandatangan kerjasama Induk KUD, Puskud Halmahera Jaya dan  Patner (Duce Capital) mengatakan, sumber daya kelautan dan perikanan di wilayahnya cukup besar, namun belum ada pengelolaan yang tepat dan maksimal karena keterbatasan alat.

“Untuk mengelola potensi sumber daya alam perikanan dan kelautan secara efektif, efisien, dan berkelanjutan, maka diperlukan upaya-upaya pengembangan infrastruktur melalui peningkatan sarana salah satunya pembuatan kapal penangkap ikan dan kapal penampung kapal ikan,” jelas Natsir Thaib.
Menueutnya, Pemrov Malut sangat memberikan apresiasi terhadap kerjasama ini. Sebab kata dia, selama ini bantuan kapal penangkap ikan yang diberikan kepada para nelayan tujuannya tidak jelas apakah diberikan kepada pengusaha ataukah untuk masyarakat nelayan yang lebih berhak menerima.
“Untuk kelancara kersama ini Pemprov Malut akan mensupport terutama menyangkut masalah perizinan, pembinaan dan kemudahan-kemudahan lain,”janjinya.
Natsir mengaku, kemitraan yang dibangun untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan di Maluku Utara melalui koperasi sangat luar biasa, karena tepat dengan kondisi Sumber Daya Alam (SDA) Perikanan.
“Ini baru yang dinamakan bantuan, karena melalui wadah koperasi yang merupakan badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan,”ujarnya.

Atas nama Pemrov Malut, Gubernur menyampaikan terima kasih. Dirinya berharap kepada Induk KUD, Puskud Halmahera Jaya dan Duke Capital dapat meningkatkan kerjasama yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Baca Juga  Tanpa Sekolah, Tiga Siswa SMPN 32 Satap Halsel Lulus Ujian Nasional

“Kami menyampaikan terima kasih, karena dengan kerjasama ini turut membantu program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat nelayan di daerah ini,”ujarnya.

Sementara, Ketua Umum Induk KUD Herman Yosef Loli Wutun, terkait dengan kerjasama ini pihaknga  menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Malut.”Terima Pak Gubernur. Sekali lagi terima kasih yang mendalam dan penghargaan yang tinggi atas dukungan pemerintah terhadap kerjasama ini,”ujarnya.

Dia menjelaskan, Induk KUD memiliki 9 program strategis, 9 program pemberdayaan ekonomi rakyat dan 9 program merevitalisasi KUD-KUD ‘mati suri’ dibeberapa daerah di Indonesia.

“Dan untuk Malut, kami lebih memilih sektor perikanan karena potensi tersebut sangat menjanjikan,”ungkapnya.

Menurutnya, untuk mengembangkan sektor tersebut, pihaknya akan menyiapkan kapal penangkap ikan bagi masyarakat nelayan yang belum memiliki kapal. Dan target untuk Malut sebanyak 500 unit.

Untuk tahap pertama, disiapkan 10 unit kapal penangkap ikan berkapasitas 3 GT, dan akan dibuat di tempat penggalangan kapal di Kota Ternate.”Target kami kerjasama pembuatan 10 unit kapal dengan PT. Mandiri Makmur, satu bulan selesai. Setelah itu, kami rekrut para nelayan melalui koperasi-koperasi perikanan yang ada di daerah ini dibina oleh mitra kami dari Jepang,”katanya.

Dia mengaku, kapal yang nantinya diserahkan kepada masyarakan nelayan di daerah ini nilainya per 1 unit sebesar Rp.100 juta.”Jadi total untuk 10 unit tahap pertama sebesar Rp.1 milyar,”tuturnya.

Bantuan ini kata dia diberikan kepada masyarkat nelayan tidak secara cuma-cuma, tapi dalam bentuk kredit dengan sistim pembayarannya sesuai dengan hasil tangkapan.

“Kami berharap bantuan yang dberikan melalui koperasi nanti dapat membantu masyarakat nelayan di daerah ini,”tandasnya.(asfa)

 

 

 

 

Komentar Facebook

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.