Komisi II DPRD Halut Bakal Undang Pemilik Dieler dan Kasat Reskrim

TOBELO,HR——Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Halmahera Utara berencana dalam waktu dekat akan mengundang pemilik dieler kendaraan yang beroperasi di Kota Tobelo besama Kasat Reskrim Polres Halmahera Utara.

“Undangan ini, terkait dengan pelaksanaan Undang Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia,”kata Ketua Komisi II DPRD Halmahera Utara, Janlis Kitong di kantor DPRD Halut,  Senin (09/04/2018).

Menurutnya, dalam Undang-Undang No 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia memberikan jaminan kepada debitur dan kreditur (leasing) dalam proses eksekusi atau penarikan kendaraan yang mengalami kredit macet.

“Tanpa adanya sertifikat fidusia, debt collector tidak boleh melakukan eksekusi di jalan karena berpotensi menimbulkan pidana,”ujarnya.

Dikatakannya,  UU Jaminan Fidusia ini juga memberikan kepastian hukum kepada debitur dan kreditur, sehingga dengan adanya sertifikat jaminan fidusia ini, baik penerima fidusia maupun pemberi fidusia, dapat terlindungi masing masing haknya.

“Jadi pihak deler tidak seenaknya menarik kendaraan, kalau di ambil dirumah bisa dikategorikan pencuri,  kalau ditarik dijalan ya itu perampok,”jelasnya.

Ia menambahkan ada mekanisme proses penarikan jika debt collector mau melakukan eksekusi harus miliki sertifikat fidusia, kalau tidak maka tidak boleh melakukan eksekusi.

“Tanpa adanya sertifikat fidusia, perusahaan pembiayaan harus melewati mekanisme pengadilan ketika hendak melakukan eksekusi,”jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan selama ini,  pihak dieler yang berada di kota Toelo melakukan proses penarikan kendaraan di tempat tanpa miliki sertifikat fidusia.

“Ini perintah undang-undang dan ada denda bagi perusahan yang memalsukan sertifikat fidusia mencapai Rp 1.5 milyar,”tandasnya.(mn)

Komentar Facebook
Baca Juga  Dandim Tobelo Dampingi Bupati Tinjau Jembatam Putus Diterjang Banjir

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.