Pasang Status di Medsos Soal FTJ, Dua Pejabat Pemkab Halbar Berseteru

JAILOLO,HR—-Perseteruan antara Kepala Dinas Pariwsata Halmahera Barat Fenny Kiat dan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Halbar Ramli Nasir, menjadi viral di media sosial (Facebook) pada Sabtu (31/3/2018).

Perseteruan kedua pejabat ini, bermula karena status dari akun facebook bernama Ramli Nasir, yang terpampan di dinding grup Halmahera Barat, dengan isi statusnya mengajak masyarakat Halmahera Barat mendukung FTJ dan mengawal konsep yang lahir dari putra Halbar.

“Ayo Masyarakat Halbar Dukung Festival Teluk Dan Kawal Proses Itu Konsep Asli Putra Halbar” tulis Ramli.

Rupanya hal itu membuat Fenny Kiat merasa tersinggung dan tidak nyaman. Buktinya, Fenny membalas status tersebut dengan kalimat maksud dari Ramli apa, lebih baik fokus untuk mengurusi olahraga di Halbar, sambil menyerankan agar Popda nanti bisa raih juara umum, sebab Festival Teluk Jailolo (FTJ) sudah diurus.

“Maksudnya apa ni Pa Sek? Tlg fokus saja urus olahraga di Halbar spy Popda nanti bisa raih Juara Umum. Klo FTJ kan so ada yg urus dan melibatkan desa2 wisata jadi Otomatis ada Pemberdayaan Masyarakat disana. Itu saja mksh” balas Fenny.

Dari perselisihan ini, muncul reaksi natizen yang ramai memperbincangkan dan menyampaikan pendapat masing – masing atas masalah tersebut.

Sekretaris Dispora Halbar Ramli Nasir, saat wartawan, Minggu (1/4/2018), mengatakan, status yamg dipasangkannya bukan untuk menyindir Kadis Pariwisata Halbar maupun pada siapapun. Tetapi itu semata – mata hanya untuk mengajak masyarakat untuk mendukung event Festival Teluk Jailolo (FTJ), yang bakal digelar dalam waktu dekat ini.

Karena ini merupakan program Pemerintah kabupaten Halmahera Barat (Halbar). Sehingga dengan begitu, sangat diharapkan dukungan penuh atau partisipasi masyarakat untuk sama – sama merayakannya.

“Postingan itu, hanya untuk mengajak masyarakat Halbar mendukung event FTJ, karena ini juga merupakan karya – karya putra Halbar,” ungkap Ramli.

Menurutnya, tidak ada salahnya untuk menyampaikan hal yang baik ke publik sebagai bentuk himbauan agar sama – sama berpartisipasi dengan semangat mengawal event yang besar ini sehingga dapat berjalan sukses. Apalagi ini adalah program Bupati yang harus kita sama – sama sukseskan. Namun, sangat disayangkan atas sikap Kadis Pariwisata yang salah penafsirkan bahasa, sehingga membuat dia (Fenny) harus membalas postingan dengan meminta tidak ikut campur dengan agenda FTJ.

“Saya sangat keget, karena niatnya baik, tapi salah penafsiran oleh kadis pariwisata, saya tidak tau pikirannya sehingga serang saya seperti itu karena nampak sekali, sehingga sangat disayangkat melarang dirinya urus FTJ,” tandasnya.

Ramli menyebutkan, seharusnya dia (Fenny) merasa tidak nyaman, bisa kontak melalui telpon seluler untuk bertanya maksud apa sehingga bisa dijelaskan agar tidak terjadi salah paham. Yang mendukung saja dinilai tidak mendukung, apalagi yang tidak mendukung lagi. Bahkan dirinya sudah meminta maaf karena dia menganggap Fenny seperti adiknya.

“Saya juga bingun, apa yang membuat dia harus tersinggung, padahal ini niatnya baik untuk program ini Bupati. walapun begitu, saya sudah meminta maaf,” cetusnya.

Terpisah Kadis Pariwisata Halbar Fenny Kiat, saat dikonfirmasi, mengatakan, dari status itu, orang yang berpendidikan membaca status Ramli sudah bisa dimengerti. Tapi ini seolah makin dihasut, dan dialihkan seakan – akan dirinya melarang Dispora untuk mendukung event FTJ.

“Jadi maaf saya tidak mau klarifikasi, saya yakin semua orang yang berpendidikan pasti akan tau,” singkatnya. (SM)

Komentar Facebook
Baca Juga  Lagi, Kades di Halsel Dilaporkan Warganya ke Kejari

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.