Kades Wari Ino Diduga Salahgunakan Dana Desa

TOBELO,HR-Kepala desa Wari Ino, kecamatan Tobelo, Dedi Ragam diduga menyalahgunakan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2017. Pasalnya, di dalam pagu anggaran yang tercantum dalam APBDes tahun 2017 terdapat item pembebasan lahan kantor desa sebesar Rp 100 juta namun belum terealisasi. Sementara anggaran sudah dicairkan seratus persen.
Kabid Adiministrasi desa, Dinas PMD Halut, Naftali Gita mengatakan Desa Wari Ino Kecamatan Tobelo hingga saat ini belum memasukan laporan pertanggungjawaban anggaran dana desa tahun 2017.
“Kami belum tahu pasti karena laporan pertanggungjawaban belum masuk,” kata Naftali Gita di kantor Bupati Halut, Selasa (13/03/2018).
Menurutnya, jika Kades belum menyelesaikan pembebasan lahan maka proses pencairan DD tahap berikut belum dapat dicairkan.”Proses pembebasan lahan ada persyaratan, jika Kades belum bu pertanggungjawaban maka ADD belum bisa cair,” ujarnya.
Dia juga mengaku belum ada laporan yang masuk terkait dengan masalah di desa Wari Ino.”Kalau ada laporan, pasti kami tindaklanjuti,” ucapnya.
Mantan camat Loloda Utara ini, menambahkan hampir sebagaian besar desa di Halut belum memasukan laporan pertanggungjawaban anggaran dana desa tahun 2017.”Selain desa Wari Ino, masih banyak lagi yang belum memasukan laporan pertanggungjawaban anggaran dana desa,” ungkapnya. (mn)
Komentar Facebook
Baca Juga  KPP Pratama Tobelo Canangkan Zona Bebas Korupsi

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.