Kejari Halsel Terima SPDP Kasus Pelecehan Seksual

LABUHA,HR—Kejaksaan Negeri (Kejari)  Kabupaten Halmahera Selatan menerima Surat Perintah Dimulainya Penyelidikan (SPDP) dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol) Kabupaten Halmahera Selatan, Noce Totunonu, terhadap korban SH yang merupakan pegawainya sediri. SPDP diterima dari Polres Halsel.
“Kami sudah terima SPDP selanjutnya kita tunggu berkas penyidik polisi,”ungkap Kepala Seksi (Kasi)  Pidana Umum (Pidum) Kejari Halsel, Muhammad Baharuddin.

Kendati demikian pihaknya tidak berkomentar banyak. Seban perkara tersebut harus memenuhi dua unsur alat bukti.”Dari hasil pemeriksaan yang termuat dalam visum tidak menemukan tanda kekerasan, sementara kasus tersebut masih didalami apakah ada unsur pelecehan atau tidak,”tuturnya.
Terpisah Kasat Reskrim Polres Halsel Ajun Komisaris Polisi (AKP)  Gede Atmaja, mengatakan dalam kasus ini pihaknya sudah menaikan satatus perkara dari penyelidikan ke penyidikan. Hal itu dilakukan karena penyidik berkesempulan ada unsur perbutan pidana ang dilakukan Kasatpol PP Noce Totunonu. Hanya saja penyidik belum menetapkan status tersangka pada bersangkutan.  “Untuk status perkara sudah dinaikan ke penyidikan,  sekarang masuk pada tahap pemerikasan saksi jika sudah selesai semuanya baru penyidik lakukan penetapan tersangka,”jelas Gede.

Diktahui peristiwa tak bermoral itu terjadi di depan ruang Provos kantor Satpol PP Halsel, pada tanggal 6 Februari 2018 sekitar pukul 16: 17 Wit. Dimana dari keterangan korban dan para saksi menyebutkan Kasat Pol PP, Noce Totononu melakukan pelecehan terhadap dirinya dengan cara memegang maaf (pantat/kemaluan) SH dari arah depan.   (echa’L)

Komentar Facebook
Baca Juga  Polres Halut Musnahkan Ribuan Liter Miras

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.