Bawaslu Malut Bentuk Tim OTT Politik Uang

TOBELO,HR-Bawaslu Maluku Utara telah membentuk tim Operasi Tangkap Tangan (OTT) untuk menekan pelanggaran Pilkada serentak 2018 berupa pemberian politik uang (money politic).
“Tim OTT telah disebar di seluruh kabupaten kota di Maluku Utara. Kalau ada temuan tangkap tangan langsung diproses di Panwaslu,” kata Ketua Bawaslu Maluku Utara, Muksin Amrin, akhir pekan di Tobelo.
Dalam operasinya, Bawaslu Malut sudah memetakan lokasi rawan mana yang rentan politik uang. Tim akan bekerja sama dengan kepolisian dan kejaksaan untuk mengoptimalkan pengawasan terhadap politik uang.
“Hari tenang mereka efektif bekerja. Gakkumdu sudah siap sedia. Ini jangan main-main,”tegasnya.
Menurutnya, pengawasan terhadap Pilkada Malut sejauh ini sudah berjalan bagus dan mulus. Bawaslu ingin memaksimalkan pengawasan menjelang pemungutan suara untuk menghindarkan terjadinya politik uang.
“Hingga saat ini belum ditemukan kasus politik uang,” ujarnya.
Dia menambahkan seluruh calon kepala daerah yang terbukti melakukan politik uang akan didiskualifikasi.”Jadi pelanggaran politik uang yang bersifat terstruktur, masif, dan sistematis bisa didiskualufikasi,”jelasnya.
Untuk itu, dia mengimbau kepada masing-masing pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, juga tim sukses, agar tidak main-main dengan politik uang.”Kita berkomitmen dengan kepolisian dan kejaksaan untuk menangani politik uang dengan serius. Pemberi dan penerima akan kita kenai pidana,” tegasnya. (mn)

Komentar Facebook
Baca Juga  Lolos Verifikasi Faktual, Golkar Optimis AHM-Rivai Menang di Kandang Kasuba

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.