Malas Berkantor, Dua Anggota DPRD Morotai Minta Dievaluasi

MOROTAI, Halmahera Raya.Info—Sungguh tragis, Dua wakil rakyat yang duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Morotai dianggap makan gaji buta lantaran jarang berkantor. Kedua anggota DPRD Morotai itu sesuai data sudah hampir 3 bulan lebih tidak pernah melaksanakan tugas dan selalu menerima gaji buta.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Morotai Marhaban Safi kepada sejumlah wartawan, Kamis (11/1/2018) di ruang sidang DPRD Morotai.
Menurutnya, Kedua anggota DPRD Morotai yakni Anghani Tanjung dan Deni Garuda dianggap sudah 3 bulan lebih tidak berkantor, dan keduanya berkantor ketika akan diadakan paripurna di DPRD. Kedua anggota DPRD itu hanya aktif di group WA, dan tidak pernah masuk kantor.”Mereka lebih aktif di group, namun dikantor jarang, ketika paripurna baru hadir, itu artinya makan gaji buta, permasalahan di daerah mereka tidak tahu, hak dan tunjangan juga selalu diminta, padahal tidak pernah berkantor,”katanya.
Bukan hanya itu, dalam pernyataan-pernyataan yang disampaikan di media sosial, keduanya selalu beralasan sedang berkantor, sementara di kantor juga tidak pernah ada hampir 3 bulan lebih, itu artinya kedua anggota DPRD tersebut sudah melakukan pembohongan kepada rakyat atas pernyataan yang disampaikan.”Di media sosial mengaku masuk kantor, namun tidak ada di kantor, itu artinya sudah melakukan pembohongan, untuk itu kita dari BK akan memanggil keduanya,”Tegas Marhaban.
Atas ulah keduanya, Marhaban juga meminta kepada Parpol untuk melakukan evaluasi terhadap Anghani Tanjung dan Deni Garuda karena jarang berkantor, bahkan kepada pimpinan DPRD agar bisa menerapkan absensi kepada para anggota DPRD Morotai.”Jadi kami minta dari Parpol untuk melakukan evaluasi terhadap keduanya,”tambah Marhaban.(hk)
Komentar Facebook
Baca Juga  Empat Hari Bawaslu Marathon UKK Calon Panwas

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.