Novet Akollo Dijerat Pasal Penghinaan Penguasa

TOBELO,Halmahera Raya.Info— Penyidik Satresktlrim Polres Halmahera Utara menetapkan Novet Charles Akollo mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Jokjakarta sebagai tersangka kasus penghinaan terhadap penguasa. Novet terancam di penjara selama satu tahun enam bulan.
“Kami sudah tetapkan NA sebagai tersangka kasus penghinaan terhadap penguasa,” kata salah satu penyidik Satreskrim Polres Halmahera Utara, Brigpol Sahrul di Mapolres Halmahera Utara, Rabu (10/01/2018).
Dia mengaku telah memeriksa sejumlah saksi. Diantaranya Kabag umum Setda Halmahera Utara, Dominggus Hadi.”Kami sudah periksa saksi-saksi termasuk tersangka,” ucapnya.
Dia menuturkan, berkas dan tersangka segera diserahkan ke Kejaksaan Negeri Halmahera Utara. Sedangkan tersangka NA tidak ditahan dengan alasan masih koperatif. “Tersangka koperatif saat dimintai keterangan oleh penyidik sehingga tidak ditahan,” ujarnya.
Dia mengatakan tersangka dijerat dengan pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa dengan ancaman penjara maksimal 1 tahun 6 bulan.
Terpisah, Kabag hukum Setda Halmahera Utara, Hairudin Dodo mengatakan kasus penghinaan terhadap penguasa yang dilakukan oleh tersangka tetap ditindak lanjuti.”Proses terus berlanjut, belum cabut perkara,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Bupati Halmahera Utara, Frans Manery melalui Kepala Bagian hukumnya melaporkan Novet Charles Akollo dengan tuduhan dugaan melakukan perbuatan tidak menyenangkan terhadap bupati Halmahera Utara.
Novet dilaporkan karena telah membuat kegaduhan dirumah bupati Halmahera Utara, pada saat acara open hause natal, dan kejadiannya pada tanggal 25 Desember 2017.(mn)
Komentar Facebook
Baca Juga  Umrah Gratis Untuk 20 Pejabat Berprestasi di Halut

Leave a Comment