Gelar Aksi Protes, Mahasiswa Morotai Nyaris Adu Jotos Pol PP

MOROTAI,Halmahera Raya.Info—Puluhan mahasiswa kembali melakukan aksi protes di halaman kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pulau Morotai, Rabu (10/1/2018). Masih dalam tuntutan yang sama, puluhan Mahasiswa yang tergabung Bela Morotai itu membawa beberapa pernyataan sikap diantaranya, mendesak kepada Bupati agar honorer K2 tidak perlu lagi diikut sertakan dalam test seleksi Tenaga Kontrak Daerah (TKD), mendesak kepada DPRD segera memanggil Kepala BKD dan Kepala Dinas Capil agar mengevaluasi ulang siatem test TKD dan K2.
Selain itu, dalam aksinya para mahasiswa ini juga mendesak kepada Bupati agar tenaga guru dan tenaga kesehatan tidak perlu lagi diikut sertakan dalam test TKD dan menolak duta besar pariwisata Morotai.
“Kami minta agar peserta K2 ini tidak perlu ada test, karena sesuai aturan untuk datanya sudah masuk dipusat, dan tinggal menunggu pengangkatan sebagai CPNS,”ungkap Abu Jais Gofur koordinator aksi dalam koarnya.
Dalam aksi itu, para pendemo hendak meminta hearing secara terbuka dengan Kapala BKD Ansar Tibu, namun hal itu diabaikan, sehingga para mahasiswa melakukan pembakaran ban bekas di halaman kantor BKD, tidak berangsur lama melakukan pembakaran ban bekas, aparat keamanan langsung memadamkan, hingga mengakibatkan kemarahan para pendemo dan berlanjut aksi dorong dan saling tarik antara masa aksi dengan aparat keamanan. Nyaris terjadi adu jotos, antara aparat keamanan dan para mahasiswa, namun itu mampu diredam oleh aparat keamanan.”Kami datang kemari untuk meminta penjelasan secara terbuka dari kepala BKD untuk bisa membatalkan pemberkasan bagi peserta K2, karena tidak sepantasnya peserta K2 ikut test seperti peserta TKD,”Cetus Julham Ube orator lainnya.
Aksi reda setelah Kepala BKD mengajak hearing dikantor BKD, namun dari hasil hearing itu Kepala BKD mengaku bahwa semua keputusan ada di Bupati, sehingga pihaknya masih tetap menunggu keputusan dari Bupati setelah kembali dari luar daerah.”Dari hasil hearing kami, Kepala BKD tidak bisa memberikan keputusan, karena kebijakan itu ada di Bupati, sehingga apapun hasilnya kita menunggu Bupati setelah kembali, namun kita akan tetap kawal, bahwa peserta K2 tetap tidak akan ikut test,”Kata Abujais lagi.(hk).
Komentar Facebook
Baca Juga  Sekda Morotai Dinilai Berbohong Terkait Pengumuman Hasil Seleksi TKD

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.