Minibus PT SKM Kecelakaan, 10 Karyawan Dilarikan ke RSUD

WEDA,Halmahera Raya.Info-Sebuah mobil minibus jenis nissan mengalami kecelakaan saat melakukan penjemputan karyawan PT Sinar Karya Mustika (SKM) sebagai salah satu sub kontraktor perusahan PT. Tekindo yang beroperasi di Kabupaten Halmahera Tengah, Sabtu (16/12/2017).

Kecelakaan itu terjadi ketika mobil tersebut tengah melakukan menjemput karyawan yang berada di kilometer 10 untuk dibawa ke lokasi kerja, kilometer 18. Namun dalam perjalanan di kilometer 14, mobil tersebut tak sanggup menaiki jalan yang tinggi (tanjakan) sehingga kembali berjalan mundur. Sudah begitu, sopir Welhemus Yoyig tak dapat mengendalikan mobil karena rem mobil tak lagi berfungsi (rem blong) lalu menghantam tanggul pembatas jalan hingga terbalik.

Berdasarkan keterangan dari Humas SKM an. Wahab Abdullah di RSUD Weda mengatakan, penumpang minibus sebanyak 24 orang. 1 orang dirujuk ke RSUD Kota Weda, yakni sopir Welhemus Yoyig mengalami patah tulang punggung dan luka serius. Selain Welhemus, korban Sandro Korompis (24) juga mendapatkan perawatan medis di RSUD Weda karena bahu kanan mengalami patah tulang sehingga harus dipasangi gipsun dan mendapatkan perawatan instensif. Sementara 3 orang korban lainnya yang mengalami luka ringan, masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Lelilef, Kecamatan Weda Tengah dan ditangani langsung oleh Dokter Shakila. Korban lainnya, kini sudah diperbolehkan pulang oleh pihak Puskesmas setempat.

Dari 24 penumpang itu, hanya 10 orang korban yang mendapat perawatan, diantaranya, Welhemus Yoyig (sopir mini Bus), Sandro Korompis (24) (korban yang di rujuk RSUD Weda), Dedi Hito, Muhamad Taufan, Sugeng Riyadi, Halger Takuling, Jonas, Roni Omo, Hamka Gani dan Desmon.
Saat dihubunggi media ini, (16/12) Kapolsub sektor Ipda I Komang Suriawan melalui Via membenar kejadian kecelakaan tersebut.
Menurut Komang ini bukan kecelakaan lalu lintas tapi ini kecelakaan kerja karena tempat kejadian perkara (TKP-nya) masih diwilayah perusahan dan kini pihak polres sudah menuju ke Lelilef untu dilakukan penyelidikan terkait kecelakaan ini.

“Kami dari sub sektor cuma menyelamatkan korban dan menggamankan barang bukti dan olah TKP, “tutupnya (ino).

Komentar Facebook
Baca Juga  Pjs Kades Fidi Jaya Bantah Tuduhan BPD

Leave a Comment