Perkosa Anak Gadis Dibawah Umur, NU Terancam 15 Tahun Bui

TIDORE,Halmahera Raya.Info –Seorang pria berusia 24 tahun berinisial NU alias Udin telah diamankan oleh Satreskrim Polres Tidore. Pria tersebut diamankan atas dugaan tindak pidana pencabulan dan pemerkosaan terhadap seorang perempuan berinisial (bunga) berusia 16 tahun.

Kapolres Tikep AKBP.Azhari Juanda, S.IK mengatakan, Polisi mengetahui aksi pelaku saat keluarga korban datang melapor ke kantor Polres Tidore. Atas perintah Kapolres,  melalui Kasat Reskrim Akp Naim Ishak, Sik. Penyidik PPA dipimpin oleh Bripka Cici N.  Tukuboya beserta anggota bertindak cepat untuk melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan melakukan  penangkapan terhadap pelaku dirumahanya di Kelurahan  Gurabati.

“Kejadian ini berawal  pada hari Minggu tanggal 10 Desember 2017,  pelaku menghubungi bunga (korban red) melalui handphone untuk bertemu di depan Madrasah Tsanawiyah Seli sekira pukul 19.30 WIT,  setelah itu pelaku membawa bunga (korban red) di depan Masjid Agung Nurul Yaqin Kelurahan Gurabati sampai pukul 23.00 WIT,”ungkap Kapolres kepada Aspirasi Malut, Kamis (4/12/2017) kemarin  .

Selanjutnya, pelaku membawa bunga  (korban red) di belakang Sekolah Akademi Kebidanan Gatra Buana Kelurahan Gurabati dan terlapor melakukan tindakan asusila.  Setelah melakukan perbuatan bejatnya itu pelaku belum mengantar bunga (korban red)  pulang melainkan pelaku membawa kembali Bunga (korban red) ke samping AKBID Gatra Buana tepatnya di sebuah rumah kosong sekitar pukul 02.00 WIT hari Senin tanggal 11 Desember 2017 pelaku kembali  melakukan tindakan asusila terhadap Bung (korban red) sampai pukul 04.30 WIT, setelah itu pelaku mengantarkan Bunga (korban red) sampai disamping rumah orang tua Bunga (korban red) di Kelurahan Gurabati.

Kapolres dalam pernyataanya menyampaikan pelaku telah diamankan di Polres. Pelaku terancam  Pasal pencabulan dan pemerkosaan sebagaimana diatur dalam Pasal 81 ayat 1 jo Pasal 76D dan atau Pasal 82 ayat 1 jo Pasal 76E UU RI NO. 35 thn 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang  Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah dengan UU RI NO 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukumannya 15 tahun penjara.

“Saya menghimbau kepada masyarakat terutama orang tua agar selalu waspada dan selalu memberikan perhatian kepada anak-anaknya, jangan biarkan anak-anak khususnya perempuan untuk keluar malam hari secara bebas,”tutup Kapolres AKBP. Azhari Juanda.(eky)

Komentar Facebook
Baca Juga  Walikota Tikep Beri Penghargaan Insan Pendidikan Berprestasi

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.