Bawaslu Malut Minta Panwas Kabupaten dan Kota Jaga Soliditas

TERNATE, Halmahera Raya Info-Bawaslu Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara (Malut) meminta kepada seluruh Panitia Pengawas (Panwas) di 10 kabupaten dan kota untuk selalu menjaga kekompakan, baik pada tingkat pimpinan hingga pada level terbawah.

Kegiatan Bimbingam Teknis Panwaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara pada Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD…

Dikirim oleh Bawaslu Maluku Utara pada 9 September 2017

“Saya yakin dan percaya, dengan menjaga kekompakan di dalam internal, maka itu bisa menjadi modal untuk menjalankan semua fungsi-fungsi sebagai pengawasan,” kata Ketua Bawaslu Malut, Sultan Alwan saat memberikan sambutan dan membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Panwas se-Provinsi Malut, di Grand Dafam Hotel, Minggu (10/9/2017) siang.

Baca Juga  Mayor Inf Poniman Sosialisasi Wasbang Siswa SMPN 1 Bobong

Menurut Sultan, membangun pengawasan Pemilu itu harus menjadi cita-cita besar yang bukan hanya sekedar teknis saja. “Tetapi harus ada niat untuk menyelamatkan Malut dari pelanggaran-pelanggaran yang pernah terjadi tahun sebelumnya sehingga akan menjadi Pemilu yang bermartabat,” ungkap Sultan.

Ditambahkan Sultan, penyelenggara adalah soal visi dan misi. Tentu, Panwas harus memiliki visi yang besar sehingga menanam tanggung jawab yang besar dalam diri masing-masing. “Saya kira kita harus lebih bagus dari yang sebelumnya. Kalau yang lalu mungkin masih ada kekurangannya, saya harap untuk kali ini dicari solusi yang lebih baik. Apalagi periode kali ini sebagian besar adalah incumbent (petahana atau pernyah menjadi penyelenggara),” harapnya.

Baca Juga  Ancaman Pemecatan, Kades Morotai Gerah

Sementara, anggota Bawaslu Malut, Muksin Amrin juga mengingatkan pada Panwas untuk lebih berhati-hati, disiplin dan taat terhadap aturan dalam melakukan pengawasan dan memperketat pada merekrutmen Panwas Kecamatan (Panwascam).

“Bawaslu juga berharap, pembentukan Panwascam harus dilakukan secara serentak. Jangan ada yang beda-beda dari setiap daerah. Harus semua sama, mulai dari pendaftaran, tes tertulis hingga pada pengumuman,” katanya.

Baca Juga  Kuota TKD, Sekda dan Kaban BKD Morotai Beda Pendapat

Kata Koordinator Divisi Hukum dan Penidakan itu, Panwascam ini juga menjadi ujung tombaknya penyelenggara, namun selalu saja terjadi masalah. Olehnya itu, untuk kali ini harus diperhatikan jejak rekam dan karirnya. “Jangan orang yang bermasalah direkrut. Apalagi pakai pendekatan yang sering dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya, seperti saudara, teman dan titipan dari pihak lain,” tutup Muksin.

Bimtek itu sendiri untuk persiapan Pemilihan Umum Legislatif DPR, DPD dan DPRD (Pileg) dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 itu sekitar pukul 15.00 WIT ini dan dihadiri seluruh anggota Panwas di 10 kabupaten dan kota dan sekretariat di masing-masing daerah. (stf)

Komentar Facebook

Leave a Comment