Mengabdi Tanpa Batas, Kisah Dibalik Bencana Taliabu

BOBONG,Halmahera Raya.Info–Banjir yang menggenangi puluhan rumah warga di Desa Wayo Kabupaten Pulau Taliabu menyisakan sepenggal kisah dibalik bencana. Beberapa foto amatir hasil jepretan kamera handphone tampaknya cukup menggambarkan kisah heroik yang terjadi.

Baca Juga  Ini Terobosan Danny-Zakir Selama Pimpin Halbar

Tampak dalam gambar tersebut Praka Suhardin Wagola NRP 31060438580385 Prajurit TNI dari Koramil 1509-03/Bobong sedang menggendong bayi dibawah siraman hujan ditengah genangan banjir. Musibah banjir susulan pada 28 Agustus 2017 yang melanda Desa Wayo Kabupaten Pulau Taliabu tersebut merendam rumah-rumah milik warga, sedikitnya 40 KK dievakuasi dimana salah satu keluarga yang memiliki seorang bayi sempat terjebak didalam rumah dan membutuhkan pertolongan segera.

Proses evakuasi sendiri melibatkan Prajurit TNI dan BPBD Kab. Pulau Taliabu berlangsung dramatis sebab air dari saluran air meluap dengan sangat cepat sehingga membuat warga panik dan ketakutan. Meskipun dengan peralatan seadanya serta alat keselamatan yang minim Evakuasi berjalan dengan aman.

Dimintai tanggapannya atas kejadian tersebut Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Jhoni Widodo menjelaskan bahwa menjadi seorang Prajurit adalah merupakan ladang pengabdian tanpa batas dan sudah menjadi kewajiban TNI untuk senantiasa menjaga serta melindungi keselamatan rakyatnya termasuk dari ancaman bahaya bencana alam. (Penrem 152)

Komentar Facebook

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.