Ini Penyebab Sudirman Dicopot Dari Ketua Partai Berkarya Halut

TOBELO, HR— Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai Berkarya Tahib Armaiyn akhirnya angkat bicara soal kisruh internal partai atas pecopotan Sudirman Yoba dari jabatan sebagai ketua DPD partai Berkarya kabupaten Halmahera Utara.
Salah satu penyebab pencopotan Sudirman dari ketua DPD Berkaya Halut karena diduga melakukan pungutan liar kepada sejumlah calon legislatif (Caleg) dengan alasan untuk mengurus berkas administrasi.
Sehingga berdasarakan surat keputusan (SK) Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya Provinsi Maluku Utara melalui surat nomor SK-002/DPW-PB-MALUT/lI/2019 itu, posisi Sudirman Yoba selaku ketua Dewan Pengurus Partai Berkarya Kabupaten Halmahera Utara di nonaktifkan dan mengangkat Helny Moudy Leke sebagai pelaksana tugas ketua Dewan Pengurus Partai Berkarya Kabupaten Halmahera Utara, ” laporan ke DPP bahwa Partai Berkarya Halut di bawah pimpinan Sudirman itu sangat semerawut dan tidak pernah melakukan rapat bersama para caleg sehingga ini akan mempengaruhi keberhasilan partai yang sudah di targetkan.” Kata Thaib Armaiyn di cafe Jarod Tobelo, Rabu (13/03/2019).

Waketum DPP partai Berkarya Thaib Armaiyn dan Plt DPD partai Berkarya Halut, Helny Maudy Leke


Berdaskan laporan tersebut, kata mantan gunbernur Malut dua periode itu, akhirnya DPP melakukan evaluasi kinerja DPD partai Berkarya Halut, dan saat diundang rapat konsolidasi yang bersangkutan tidak hadir bahkan tidak mematuhi keputusan DPP dan DPW. “Saya turun di Halut juga tidak ada atribut Berkarya, selain itu ada laporan yang masuk ke DPP, ada pungutan kepada para caleg padahal itu dilarang sekali, sehingga ini juga yang menjadi pertimbangan pusat dan menyebabkan dia (Sudirman) di gantikan oleh Helny.”tegasnya.
Ia mengatakan dalam struktur kepengurusan DPD partai Berkarya Halut, Sudirman ditempatkan sebagai ketua dewan pakar, ” jadi hanya sebatas pencopotan dari jabatan ketua DPD saja, Sebab, pasca pemilihan presiden maupun pileg baru akan di lakukan musyawarah dari tingkat pusat hingga di DPD.” Tandasnya.
Terpisah, ketua DPD partai Berkarya Halut nonaktif, Sudirman Yoba membantah telah melakukan pungutan liar kepada sejumlah caleg terkait pengurusan berkas, ” bisa tanya saja di sejumlah caleg, apakah saya pernah meminta uang untuk menjadi caleg,” katanya.
Ia mengatakan apa yang disampaikan itu, tidak beralasan dan tidak ada bukti terkait dengan pungutan liar, ” mereka sudah tidak dapat alasan jandi membangun isu, bahwa saya diduga melakukan pungli di Caleg,” tandasnya. (mn)

Baca Juga  Kuasa Hukum AHM-RIVAI Sebut Kebohongan Tak Bisa Mengalahkan Kebenaran
Komentar Facebook

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.