Sidang pledoi Ikram Cs menangis

LABUHA – Dalam sidang Pledoi (pembelaan) yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Labuha Selasa (12/03/2019) penuh air mata, Terdakwa Ikram M Nur menangis sejadinya, dihadapan majelis hakim, ketua Majelis ibu Erlyn, anggota I Irwan, anggota II Ibu Bonita, jaksa penuntut umum (JPU) Rizky SK serta penasehat hukum (PH) Terdakwa Hendra Kasim.

Tangisan Ikram cs mulai pecah saat Ketua majelis Ibu Erlyn mempersilahkan Terdakwa Ikram membacakan pledoi yang isinya dirinya merasa menyesal atas perbuatanya.

Hal ini dibenarkan oleh JPU Risky SK.SH. saat ditemui diruang kerjanya selasa (12/03/2019), kata Risky jika tak ada halangan, sidang putusan akan digelar Rabu besok. ” Ia beliau (Ikram red) sempat menangis Waktu dia bacakan pledoi. Insyaallah Rabu besok sidang putusan.”jelasnya.

Sebelumnya, Kasus Calon legeslatif (Caleg) DPR Provinsi Dapil Halmahera Selatan, Ikram M Nur serta Kepala desa Bori Nexen Miskin, masuk tahap penuntutan, sidang yang digelar di pengadilan negeri Labuha Senin (11/03/20199)
tersebut, oleh Jaksa penuntut umum (JPU) Risky S dituntut, Pidana pokok 4 bulan subsider kurungan 1 bulan denda Rp 3 juta.

Tuntutan ini lebih ringan ketimbang tuntutan jaksa sebelumnya yakni keduanya dikenakan pasal berbeda, Ikram dikenakan pasal 493 UU pemilu, setiap pelaksanaan dan atau tim kampanye pemilu yang melanggar larangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 280 ayat 2 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 12 juta.

Sementara Tersangka Nexen Miskin dikenakan pasal 490, dimana setiap Kades atau sebutan lain yang dengan sengaja membuat keputusan dan/atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu dalam masa kampanye, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun denda Rp 12 juta. (echa)

Baca Juga  Iwan Hi Kader : KPU Halbar Siap Jalankan Perintah KPU Malut
Komentar Facebook

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.