Harita Nickel Berdayakan Masyarakat Melalui CSR

KAWASI,HR—–Harita Nickel yang terdiri dari PT Trimegah Bangun Persada, PT Gane Permai Sentosa dan PT Megah Surya Pertiwi adalah perusahaan pertambangan dan pemurnian Nickel Ore yang beroperasi di Pulau Obi, Halmahera Selatan. Sebagai penambang yang bertanggung jawab, memperhatikan aspek lingkungan saja tidak lah cukup; Harita Nickel juga berdedikasi untuk memperhatikan aspek sosialnya, terutama masyarakat lingkar tambang.

Harita Nickel  berkontribusi dan berjuang dalam pemberdayaan masyarakat menuju masyarakat yang sejahtera. Melalui Program CSR (Corporate Social Responsibility) unggulan Harita Nickel termasuk Program Pertanian, Pendidikan, Listrik, Kesehatan dan banyak program lainnya.

“Harita Nickel mulai mengubah paradgima program-program CSR ini dari sumbangan kepada masyarakat menjadi pemberdayaan masyarakat. Diharapkan melalui program-program ini, Harita bisa mendidik masyarakat menuju masyarakat yang lebih mandiri,”ujar
Malakias Martono, Manager Site CSR dalam relis yang diterima redaksi Halmahera Raya.Info

Menurutnya, dalam pengembangan program Pertanian, Harita Nickel membuat sebuah kompleks pembelajaran pertanian. Harita Nickel bekerjasama dengan masyarakat desa dalam pengadaan lahan untuk digunakan bagi para ibu-ibu di desa untuk bercocok tanam. Ibu-ibu ini akhirnya membuat sebuah Kelompok Usaha Bersama (KUB) Ora et Labora. Dikatakannya, program pertanian ini KUB Ora et Labora telah berhasil melewati beberapa siklus tanam menghasilkan cabai, kangkung, terong, kacang panjang, kacang tanah, kacang hijau, jagung manis, blewah, labu, dan semangka sejak pertama beroperasi sampai sekarang.

Selain itu, melalui program pertanian ini, ibu-ibu Horimoi bisa mendapatkan pemasukan tambahan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan diinvestasikan lagi. Yuliawan Prasiska, staff CSR Harita Nickel selaku PIC program pertanian ini berkomentar.

“Dengan berjalannya program ini, kami berhasil melipat gandakan penghasilan KUB Ora et Labora dari sekitar 1 Juta Rupiah di awal program sampai sekarang sekitar 4 Juta Rupiah per Bulan. Per Febuari 2019, KUB Ora et Labora telah mengakumilasi sekitar 17 Juta Rupiah. Dan diharapkan penghasilan per bulan akan terus naik,”tuturnya.

Baca Juga  Mutasi Perwira Tinggi, Kapolda Malut Diganti

Dia menambahkan,  Dinas Pertanian Halsel pun juga sudah melihat perkembangan program ini dan juga berkontribusi dengan memberikan traktor kecil untuk pengembangan program ini.

Di sekolah, Harita Nickel juga tetap aktif dalam kontribusi pengembangannya. Harita Nickel melihat kebutuhan yang sangat mendalam dalam aspek infrastruktur sekolah dan juga kualitas & kuantitas pengajar di Desa. Maka dari itu Harita telah berkontribusi banyak dalam pengadaan gedung ruang kelas dan perpustakaan desa. Dalam aspek pengadaan guru, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Harita telah membawa 4 Guru tambahan untuk mengajar di SD Kawasi.

Tahun lalu kata Malakias, Harita juga bekerjasama dengan vendornya Provisi Education untuk pengadaan program pelatihan guru untuk transisi dan pengadopsian Kurikulum 2013 (K13).

 “Kami mau pastikan anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang terbaik, dan itu dimulai dari melatih guru-gurunya,”ujarnya.

Setelah beberapa bulan terakhir ditelan kegelapan karena 5 genset yang diberikan perusahaan rusak karena tidak dijaga dengan baik oleh masyarakat, listrik desa sudah dinyalakan kembali.

Alexander Lieman, Chief Deputy Exrel dan CSR Harita Nickel, menambahkan Harita Nickel telah mempersiapkan 2 Genset baru dengan kapasitas 380 Kva. Masyarakat diberikan listrik dengan bantuan subsidi bagi rumah-rumah dengan kapasitas 450 Watt diberi bantuan sebesar 100%, kapasitas 900 Watt dibantu 50%, dan kapasitas 1300 Watt dibantu 25%. Diharapkan lewat program ini bisa mendidik masyarakat untuk gotong royong dalam membangun desa terang dan mandiri.

 “Kita tidak boleh memanjakan masyarakat dan menjerumuskan mereka. Kita harus bisa mendidik dan mempersiapkan mereka untuk menjadi desa yang mandiri. Dan itu dimulai dengan belajar membayar iuran; tetapi untuk mendukung ini kami juga bantu dengan bentuk subsidi,”tegas Alexander.

Sedangkan dari aspek kesehatan, Harita Nickel juga memastikan masyarakat desa bisa mendapatkan akses ke obat-obatan, tenaga medis, dan edukasi-edukasi mengenai hidup bersih dan sehat. Maka dari itu, perusahaan memastikan akses untuk masyarakat bisa berobat ke klinik perusahaan selalu terbuka lebar.

Baca Juga  Kadishub Halbar Minta Polda Ralat Pemanggilan

“Perusahaan selalu siap mendukung dengan ambulans dan speedboat apabila masyarakat ada yang butuh bantuan medis dalam keadaan darurat. Diluar itu, perusahaan juga bekerjasama dengan puskesmas untuk melakukan penyuluhan dan check-up bulanan masyarakat,”pungkasnya.(asfa)

Komentar Facebook

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.