Goyang Tobelo Pecahkan Rekor MURI Peserta Terbanyak Di Halut

TOBELO,HR—Sebanyak 1.200 peserta Goyang Tobelo di Kabupaten Halmahera Utara mencatatkan rekor di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Mereka menari di ajang Festival Wonderful Halmahera Utara, dilokasi kawasan Pemerintahan Tobelo, sabtu (01/12/2018).
Tim dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Awam mengatakan penghargaan itu diberikan untuk rekor Goyang Tobelo dengan jumlah peserta terbanyak. “Mereka layak mendapatkan penghargaan tersebut sebagai peserta terbanyak,” ujar Awam di hadapan pesera Goyang Tobelo.
Menurutnya, Musium Rekor Dunia Indonesia, menjadi atensi bagi tim pencatat rekor MURI, minta sebuah keserasian, kekompakan goyang Tobelo 2018, dan semangat yang digerokan telah mampu dibuktikan para peserta Goyang Tobelo di Halmahera Utara, ” jadi MURI tidak hanya mencatat sebagai rekor tingkat nasional, tapi Goyang Tobelo dengan peserta terbanyak  rekor dunia,” katanya.
Awam menambahkan, penganugrahan piagam rekor dunia kategori Goyang Tobelo dengan peserta terbanyak yang dicatatkan oleh warga masyarakat Tobelo, ”  kami sudah laporkan di Kantor MURI dan tercatat dalam buku rekor MURI nomor 7.868,” ungkapnya.
Penghargaan bergengsi itu diterima, bupati Halmahera Utara, Frans Manery dan disaksikan Wakil ketua DPRD Halut, Sahril Hi Rauf dan Binoni Laranga, Ketua Panitia Goyang Tobelo, Fredy Tjandua,  serta undangan lainnya juga ikut menyaksikan.
Para peserta yang berasal PNS Pemkab Halut, Pelajar dan masyarakat itu, sejak tampil awal terlihat begitu memukau, sejumlah gerakan tari diperagakan oleh para peserta. Ratusan penonton juga terlihat memadati kawasan Pemerintahan untuk menyaksikan tarian Goyang Tobelo dan diiringi irama lagu yang dibawahkan oleh Kelvin Fordatkosu,
Pementasan Goyang Tobelo itu, sekaligus menutup Festival Wonderful Halmahera Utara tahun 2018 yang telah berlangsung selama enam hari dan berakhir sejak dibuka tanggal 26 November-01 Desember 2018.
Festival itu menyedot ribuan pengunjung, baik masyarakat lokal maupun luar daerah.
Sekedar diketahui, tarian Goyang Tobelo ini tidak lepas dari lagu Hioko Tobelo II, lagu ini sendiri diciptakan oleh Kelvin Fordatkosu, penyanyi Hip-hop, Pop, serta R&B soul yang lahir di Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku, 23 Agustus 1990 silam.
Sejak dirilis pada 7 Maret 2017 lalu, video dari lagu Hioko Tobelo II ini pun sudah berhasil menarik perhatian lebih dari 1 juta pemirsa di YouTube.

Baca Juga  Turin Meledak Usai Final Champions

Karena karakter lagunya yang meriah, akhirnya orang-orang pun berinisiatif memakainya untuk berjoget di acara-acara pesta. Kepopuleran Goyang Tobelo pun semakin meluas sehingga digunakan sebagai musik iringan saat kegiatan senam, Goyang Tobelo pun sudah banyak dilombakan di acara-acara tertentu, Selain musiknya yang asyik dan ceria, gerakannya juga mudah diikuti oleh siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan. Yang lebih membanggakan, lagu ini sudah terkenal sampai ke luar negeri.

Jika diterjemahkan secara bebas ke dalam bahasa Indonesia, lagu Hioko Tobelo II mengandung makna yang cukup dalam, yakni tentang kerinduan seorang anak rantau terhadap tanah kelahirannya, Tobelo Marahai. Pantas saja, sebab daerah tersebut memang punya bentang alam dan potensi wisata yang tidak hanya melimpah, tapi juga memiliki sejuta alasan untuk selalu dikenang. Bahkan oleh mereka yang sudah lama meninggalkan tempat ini.

Goyang Tobelo, sama seperti Goyang Poco-Poco dan Maumere yang sempat viral beberapa waktu lalu, namun Goyang Tobelo dengan lirik lagunya pun punya pesan yang baik untuk direnungkan. Selain mengajak masyarakat untuk menjunjung tinggi rasa persahabatan, cinta tanah air, tetap hidup sehat dan bahagia, produk budaya ini juga bisa menjadi media untuk mempererat silaturahmi antar warga, sebagai orang Tobelo kabupaten Halmahera Utara tidak ada alasan bagi kita untuk tidak berbangga (mn).

Komentar Facebook

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.