Anjloknya Harga Kopra, Basri Salama Angkat Bicara

TIDORE,HR—-Anjloknya harga komunitas unggulan berupa kopra saat ini yang berimbas pada pendapatan petani kopra telah menjadi isu nasional, dan bahkan sejumlah daerah pun mengeluh soal anjloknya harga Kopra tersebut.  Menyingkapi hal itu, Wakil Ketua DPD-RI Letnan Jenderal TNI Mar (Purn.) Dr. Nono Sampono, S.Pi., M.Si kemudian angkat bicara.

Menurut Nono Sampono, bahwa anjloknya harga kopra yang terjadi di beberapa wilayah seperti, di Provinsi Maluku Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo dan Riau itu, semuanya mengeluh soal anjloknya harga kopra, dan hal tersebut sudah menjadi masalah nasional dan Negara segera harus turun tangan

“Saya balik ke Jakarta kami akan  memanggil kepala Bulog, dan menteri terkait dalam hal ini, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Desa untuk membahas atas persoalan tersebut,” kata Nono Sampono kepada awak media di kantor Walikota Tidore usai memberikan materi dalam kegiatan Rakerda Pemkot Tidore, Rabu (21/11/2018).

Lanjutnya, anjloknya harga Kopra ini juga berdampak besar terhadap banyak orang, terutama bagi Mahasiswa yang sedang kuliah yang orang tuanya bekerja sebagai petani kelapa.

”Terkait mahasiswa turun ke jalan dan bersuara lantang saya kira itu pantas dan tugas kami selaku DPD RI ya mengingatkan pemerintah untuk mencari solusinya,” ucap Nono.

Merosotnya  harga kopra juga mendapat tanggapan dari Anggota DPD RI Basri Salama, ia justeru memberikan apresiasi kepada Walikota Tidore Kepulauan  yang sangat berinisiatif sekali terhadap petani kopra di Tidore Kepulauan.

“Ada faktanya, Pak Wali itu sudah berinisiatif sebelum anjloknya harga kopra seperti yang terjadi saat ini, pak Walikota sudah membeli kopra pada petani kopra di kota Tidore Kepulauan itu dengan harga Rp 3.700,” kata Basri Salama.

Selain Pemkot Tikep, ujar Basri Salama, Pemkab  Halmahera Utara juga tengah mencoba menawarkan harga kopra yang sama dengan di Kota Tidore Kepulauan guna menekan anjloknya harga kopra saat ini.

“Kemarin di Halut itu pemerintah coba menawarkan Rp 3.700 sama dengan di Tidore saat ini, namun untuk harga kopra di Surabaya dari pabriknya sudah hampir mendekati diangka Rp. 5000,” paparnya.

Di tengahnya anjloknya harga kopra, pihaknya berencana memanggil Menteri perdagangan, dan juga pihak Bulog, serta dari menteri desa untuk menanyakan sikap dan penawaran hal-hal lainnya dalam mengatasi anjloknya harga kopra.

“Beberapa hari lalu, saya sudah kontak di kementerian perdagangan kemudian di Bulog. Saya juga sudah bicarakan dengan pimpinan dan ketua DPD RI, bahwa kita berencana kembalinya dari sini, kita akan panggil menteri perdagangan, kita akan panggil Bulog, kita juga panggil menteri desa,” kata Basri.

Kenapa ada Kementerian Desa, kata Basri, karena dari anggaran desa yang naiknya cukup drastis di angka 70 triliun itu, pihaknya menginginkan ada pos khusus diberikan ke wilayah-wilayah yang kopranya anjlok, sebab komoditas kopra terbanyak ada di desa-desa di Maluku Utara.

“Dari 70 triliun itu kita ingin ada porsi khusus di wilayah-wilayah  yang dimana kopranya anjlok, komunitas kopra yang mendominasi di wilayah pedesaan seperti di Maluku Utara. Disini kita menginginkan menteri desa itu memporsikan anggaran itu lebih besar ke BUMDes. Sehingga BUMDes itu diperdayakan untuk membeli kopra petani, Itu salah satunya,” jelas Senator asal Malut tersebut.

Basri juga menambahkan, dari situ, pihaknya kemudian membicarakan dengan Walikota. Dan mudah-mudahan insiatif Walikota Tidore ini menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah yang lain. Sehingga BUMD yang ada di pemerintah daerah masing-masing ini bisa menganggarkan anggarannya untuk membeli kopra.

Lanjutnya, untuk rencana pemanggilan terhadap Bulog, Basri mengatakan, pihaknya melakukan penawaran kepada Bulog, kaitannya dengan porsi belanja Bulog selain konsumsi pangan agar bisa membelanjakan untuk pembelian pala, cengkih, dan juga kopra.

“Kita berharap dalam waktu dekat ini kita akan bicarakan dengan Bulog untuk bagaimana langkah-langkah Bulog mengantisipasi gejolak harga kopra ini yang begitu anjlok sehingga membantu ara petani kopra  kita ini,” akunya. (eky)

Komentar Facebook
Baca Juga  Dua Siswa Tewas Tertabrak Mobil di Kao Utara

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.