Money Politic, Relawan AGK-YA Dilaporkan ke Bawaslu Taliabu

BOBONG,HR—-Relawan Calon Gubernur Malut AHM-RIVAI melaporkan tim pemenang AGK-YA ke Bawaslu kabupaten Pulau Taliabu, terkait degan dugaan politik uang (money politic) di Desa Karamat Kecamatan Taliabu Barat.

Dimana dua orang warga berhasil di amankan masing-masing menerima uang dari tim AGK-YA dengan amplop yang berisi uang sebesar Rp. 500.000 dan Rp. 250.000. Uang tersebut diserahkan H-1 menjelang pencoblosan. Pada Selasa (16/10/2018). Sekitar pukul 18.00 WIT.

Berdasarkan pada pengakuan salah satu warga Desa Karamat yang bernama Lasti dalam video yang berdurasi 44 detik. Dimana pengakuanya uang tersebut diserahkan oleh tim AGK-YA.

“Uang ini di kasi semalam, kasi di saya sendiri dan disuruh saya tusuk AGK, Uangnya 250.000,” Ungkap Lasti.

Selain politik uang, AGK-YA juga diduga telah membagikan bantuan kepada warga di Desa Limbo dan desa Pancoran KecamatanTaliabu Barat yang barangnya bervariasi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pulau Taliabu, Adidas Latea saat dii konfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (18/10/2018) membenarkan terkait laporan warga atas tindakan politik uang relawan AGK-YA.

“Iya benar ada warga yang datang melaporkan pelanggaran yang diduga dilakukan oleh Tim AGK-YA di Desa karamat, jadi kami akan telusuri laporan tersbeut,” ucap Adidas.

Semetara itu Komisioner Bawaslu Provinsi Malut, Masita Nawawi menjelaskan bahwa dugaan pelanggaran tersebut untuk sementara di telusuri,melakukan pengkajian serta identifikasi pelanggaran tersebut apakah itu masuk di ranah sangsi administrasi atau tindak pidana.

“kami bisa melakukan pencocokan data, dan yang pastinya kami dari bawaslu pultab, bawaslu provinsi, bawaslu RI tidak akan tinggal diam,” Tegasnya.

Pihaknya juga akan memanggil penyelengara ditingkat bawah untuk memastikan temuan tersebut. “kami akan segra memanggil seluruh penyelenggara baik panwascam maupun KPPS, dan PPS untuk memberikan keterangan bahwa di wilayah PSU yang tidak bisa di jangkau juga terjadi pelanggaran yang sama atau tidak kerna sejau ini banyak sekali laporan pelanggaran yang di terima oleh Bawaslu Pultab,” tutup Masita.

Warga yang melaporkan pelanggaran politik uang relawan AGK-YA, yakni La Bengkele warga Desa Nggele dan Kasrim Apto warga Desa Karamat. Sementara tim relawan AGK-YA yang di duga memberikan ke kepada warga yang di Bapak Ako warga Desa Karamat

Komentar Facebook
Baca Juga  APBD Pakai Perkada Bisa Jadi Malapetaka

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.